Lihat juga
17.03.2026 10:06 AMBahkan di tengah hujan, sinar matahari kadang-kadang masih bisa terlihat. Berita baik di dunia teknologi, harapan dari bank-bank besar, dan keberhasilan beberapa kapal tanker melewati Selat Hormuz memicu kenaikan harian terbaik di SandP 500 sejak bulan Februari. Presiden Donald Trump menyatakan bahwa negara-negara lain segera memberikan bantuan kepada AS dan mendorong The Fed untuk mengadakan pertemuan darurat serta cepat mengurangi suku bunga.
Kinerja harian S&P 500
NVIDIA mengatakan bahwa mereka berencana menghasilkan laba sebesar $1 triliun pada tahun 2027 berkat chip Blackwell dan Rubin. OpenAI sedang dalam pembicaraan dengan perusahaan investasi swasta mengenai JV senilai $10 miliar. Judul-judul berita tersebut sudah cukup untuk menghidupkan kembali minat pada AI dan memicu reli di sektor teknologi. Investor segera menyerap gagasan bahwa AI dan kondisi kredit yang tenang akan memberikan bantalan terhadap guncangan dari kenaikan harga minyak.
Morgan Stanley mencatat bahwa S&P 500 bertahan cukup baik meskipun ada konflik di Timur Tengah, memungkinkan bank tersebut tetap bersikap konstruktif terhadap indeks ini. Goldman Sachs mengambil pandangan serupa, dengan menyoroti bahwa secara historis, ekuitas AS cenderung reli dengan kuat setelah guncangan geopolitik mereda. Fundamental memang melemah, tetapi laba korporasi di masa depan kini digambarkan dalam cahaya yang lebih cerah, sehingga menciptakan kondisi untuk membeli saat pasar mengalami koreksi.
Rasio P/E S&P 500
Sebaliknya, Bank of America memberikan peringatan bahwa investor meremehkan kemungkinan terjadinya bencana besar. Mereka lebih menekankan pada risiko inflasi yang meningkat, tetapi sebenarnya, dampak terburuk yang bisa terjadi adalah resesi global. RBC Capital Markets mengungkapkan bahwa jika perpecahan di Timur Tengah berlangsung selama 3 hingga 4 minggu ke depan, harga minyak bisa melebihi level tertinggi yang tercatat pada tahun 2022. Jika situasi ini berlanjut selama beberapa bulan, harga minyak berpotensi melewati rekor tertinggi yang terjadi pada tahun 2008.
Para investor masih mempercayai pernyataan Trump mengenai peningkatan ketegangan — seperti misalnya, klaim bahwa negara-negara asing segera mengawal kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz. Namun, Jerman menyatakan bahwa mereka tidak akan terlibat.
Hal yang sama berlaku untuk seruan presiden AS kepada Jerome Powell untuk memangkas suku bunga dalam rapat darurat FOMC. Anggota komite — mungkin selain Stephen Miran — kecil kemungkinannya mempertimbangkan langkah seperti itu. Tali penyelamat Trump tidak berfungsi, meskipun para bull menginginkannya demikian.
Secara teknikal, grafik harian S&P 500 menunjukkan pembentukan inside bar. Hal ini mendukung penempatan pending order beli di 6.730 dan order jual di 6.670. Secara keseluruhan, peluang berlanjutnya aksi korektif lebih besar dibandingkan kemungkinan berlanjutnya tren naik.
You have already liked this post today
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.


