Lihat juga
Dolar kembali mengalami penjualan tajam, karena alasan yang objektif.
Pembicaraan bahwa Eropa mungkin mulai menjual saham dan obligasi AS sebagai respons terhadap perang dagang baru yang dimulai oleh Trump menyebabkan penurunan tajam pada dolar dan penguatan aset berisiko, termasuk euro dan pound Inggris. Para trader, yang khawatir dengan kemungkinan eskalasi, mulai melepaskan aset dolar dan mencari tempat yang lebih aman dalam mata uang Eropa. Banyak ahli memperkirakan volatilitas berlanjut, menekankan bahwa hasil dari potensi perang dagang baru ini tidak dapat diprediksi.
Politisi Eropa telah mengindikasikan bahwa mereka sedang mempertimbangkan tarif pada barang-barang AS senilai €93 miliar sebagai respons terhadap ancaman tarif baru. Beberapa ahli percaya Eropa akan dipaksa untuk mengambil sikap tegas untuk melindungi kepentingan ekonominya.
Terkait data, pagi ini indeks harga produsen Jerman, indeks sentimen ekonomi ZEW Jerman, dan indeks sentimen ZEW kawasan euro diperkirakan rilis. Indikator-indikator ini akan menjadi tolok ukur penting bagi kesehatan ekonomi Eropa dan akan memungkinkan penilaian ketahanannya di tengah tantangan global.
Indeks harga produsen Jerman, khususnya, akan memberikan informasi mengenai tren inflasi dan tekanan pada bisnis. Angka yang lebih tinggi daripada prediksi dapat menandakan peningkatan inflasi. Indeks sentimen ekonomi ZEW Jerman adalah indikator utama aktivitas ekonomi: sentimen positif dapat menandakan pertumbuhan mendatang, sementara sentimen negatif menunjukkan risiko perlambatan. Demikian pula, indeks sentimen ZEW kawasan euro akan membantu menilai iklim bisnis secara keseluruhan di kawasan tersebut. Bersama-sama, rilis hari ini dapat memiliki dampak signifikan pada dinamika euro.
Terkait pound, perhatian akan tertuju pada laporan perubahan klaim pengangguran awal dan tingkat pengangguran Inggris. Penurunan pengangguran akan menunjukkan pasar tenaga kerja yang kuat dan dapat mendorong pound lebih tinggi. Pada saat yang sama, data pendapatan rata-rata juga akan dirilis, faktor penting untuk menilai tekanan inflasi. Pertumbuhan upah yang melampaui pertumbuhan produktivitas dapat menyebabkan harga yang lebih tinggi dan tekanan inflasi, menambah dorongan bagi Bank of England.
Jika data sesuai dengan ekspektasi para ekonom, lebih baik bertindak menggunakan strategi Mean Reversion. Jika data jauh lebih tinggi atau lebih rendah daripada ekspektasi para ekonom, lebih baik gunakan strategi Momentum.